Berita Terkini

Ditetapkan Tersangka, Kades Terpilih Bassiang Timur Tetap Dilantik

Warga Bassiang Timur Berunjuk Rasa Di Depan Kantor Bupati Luwu. Mereka Menuntut Pemerintah Kabupaten Luwu Tidak Melantik  Anwar Kades Terpilih Bassiang Timur Karena Terindikasi Ijazah Palsu.( WANDY PALOPONEWS/ 04/01)

BELOPA,  PALOPONEWS.COM - Ratusan warga dari desa Bassiang Timur Kecamatan Ponrang Selatan melakukan aksi demo di kantor bupati Luwu. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Luwu dalam hal ini Bupati untuk tidak melantik Anwar selaku calon Kepala Desa desa terpilih di Desa Bassiang Timur. Anwar diduga terindikasi telah melakukan pemalsuan dukumen pada saat mendaftar sebagai calon Kepala Desa.

" Kepala Desa terpilih Bassiang Timur telah melakukan tindak pidana pemalsuan ijazah, olehnya itu kami minta pemerintah Luwu tidak melantik Anwar karena yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai  tersangka oleh Penyidik Polres Luwu  " Kata Hamsir selaku Kordinator Lapangan di depan Kantor Bupati Luwu. Senin (04/01).


Selain itu Tuntutan massa tersebut dikuatkan dengan bukti adanya hasil surat (A3) dengan no. B/520/XII/2015/Reskrim 24 Desember 2015. Ia menambahkan pemerintah harus menindak lanjuti tuntutan yang telah di layangkan  terkait calon kepala Desa terpilih yang terindikasi gunakan ijazah palsu dan dikuatkan dengan surat kepolisian yang ditujukan kepada tersangka tersebut.

Usai menyampaikan orasinya di Kantor  Bupati Luwu, massa kemudian melanjutkan aksinya di Kantor DPRD Luwu. Mereka mendesak lembaga legislatif itu untuk menandatangi rekomendasi hasil rapat yang digelar di Komisi I.

Bahar Anggota DPRD dari fraksi Partai Amanat Nasional mengatakan tahapan pemilihan  Kepala desa serentak di kabupaten Luwu tetap merujuk pada Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa dan Peraturan Daerah tentang penyelenggaraan pilkades serentak. Ia menyebutkan dalam aturan tersebut terdapat cela untuk membatalkan pelantikan kepala desa terpilih.

"Undang Undang nomor.6 bab 9 pasal ( 56 )ayat (6 )menyatakan Kepala desa terpilih yang terbukti melakukan pelanggaran  yang telah dijatuhi hukuman yang berkekuatan hukum tetap tidak dapat dilantik " Kata Bahar.

Sementara itu dari Pihak Pemerintah Kabupaten Luwu yang diwakili Kepala inspektorat  H.Lahmudin SH, MH mengatakan Pemerintah Kabupaten Luwu tetap akan melantik kepala desa terpilih pada tanggal 11 januari mendatang. Ia mengungkapkan bahwa tahapan pelaksanaan pilkades Bassiang Timur telah sesuai aturan hukum yang berlaku. (One)