Berita Terkini

Walikota Palopo Harapkan PMDS Bisa Lebih Diminati



Walikota Palopo HM. Judas Amir mengharapkan Pondok Pesantres Modern Datok Sulaiman (PMDS) Palopo kedepannya bisa lebih diminati dan menjadi sekolah pilihan bagi siswa dan orang tua murid untuk melanjutkan sekolah.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Palopo saat membawakan sambutan di depan orangtua santri dan para pengurus PMDS, Kamis 07/8/14, pada acara pembukaan tahun ajaran baru PMDS Tahun Ajaran 2013-2014, di kampus PMDS Putra Palopo.pMDzs

Menurut Judas, untuk mewujudkan hal tersebut tentunya banyak hal yang dapat dilakukan oleh pihak pengelolah PMDS, seperti memberikan jaminan mutu, baik dari sarana pendidikan, pengajar, maupun jaminan tinggal yang bisa memberikan kenyamanan para santri untuk betah di Pondok Pesanteren." Kalau jaminan Pesantern ini bagus, tentunya lebih banyak yang nantinya akan masuk untuk melanjutkan sekolah disini," ungkap Judas Amir.

Lanjut disampaikan Judas, sebagai bentuk perhatian Dirinya selaku Walikota Palopo, terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan agama, dirinya berjanji akan menanggung salah satu jaminan yang dapat di banggakan oleh PMDS, yakni asuransi kesehatan santri Pondok PMDS yang tercatat sebagai warga Kota Palopo.

Dan Untuk menindak lanjuti hal tersebut, Wali Kota meminta kepada pihak pengelolah PMDS agar segera membuat daftarara santri untuk diserahkan ke Pemkot Palopo agar segera didaftarkan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

" Untuk pengelolah silahkan buat daftarnya, nanti saya akan isntrujksikan Kepala Dinas Kesehatan untuk menindak lanjutinya agar seger didaftar di BPJS. Kedepannya jika ada sakit, maka semua pihak tidak usah khawatir dengan biaya, langsung saja ke Puskesmas dan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS. Semua gratis," Janji Walikota

Perhatian yangbdiberikan Walikota Palopo kepada PMDS ini bukan tanpa alasan, namunnsemata mata dirinya ingin ingin melihat kedepan bagaimana pesantren kebanggan masyarakat Palopo ini lebih berkembang dan diminati, dam pada kesempatan itu, Walikota Juga memintan kepada pengelolah agar jangan sungkan untuk membuat proposal ke pemerintah Kota Palopo terkait pengembangan pondok pesantren.

" Kalau butuh biaya, buat proposal, ajukan ke kami, dan akan kami analisa untuk disesuaikan dengan kondisi anggaran kita. Kita siap membantu pesantren kita ini," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan PMDS Palopo, KH Jabani, pada kesemoatan itu mengatakan, apa yang diajarkan di pondok itu tidak bisa dibeli dengan uang. Kebiasaan yang diajarkan, akhlak yang baik yang selalu diajarkan, tidak bisa dinilai dengan uang, berapapun jumlahnya.

"Di sini, mereka dibiasakan melakukan hal-hal yang diperintahkan sebisa mungkin dilakukan, yang dilarang sebisa mungkin dijauhi. Ini tidak bisa dinilai dengan uang. Namun hal tersebutlah yang membuat lulusan pesantren menyadari apa yang selama ini mereka terima di Oesantren adalah hal benar dan akan menjadi pembenaran dan tolak ukur di masyarakat," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Palopo, yang juga Ketua Ikatan Alumni (IKA) PMDS, Andi Sakti Raja, mengaku sangat bangga menjadi salah satu Aumni PMDS, banyak hal yang diperolehnya dirinya selama menimbah di pesantren. " Saya termasuk angkatan pertama di sini. Banyak yang saya dapatkan, seperti rasa persaudaraan yang sangat kental. Silaturahim yang erat yang sampai saat ini masih terjalin, mungkin karena pada saat mondok disini banyak hal yang dilalaui dan selalau dinikmati bersama," ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Reski Azis, SSos.I, mengungkapkan, pembukaan tahun pelajaran baru PMDS putra dan putri Palopo ini adalah kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya. Hadir juga dalam acara ini Ketua DPRD Kota Palopo Drs Tasik MSi, Wakil Ketua I DPRD Palopo Ir Alimuddin Nur, Ketua I PMDS Dr H Syarifuddin Daud MA, Kepala Kepesantrenan PMDS Prof H Said Machmud LC, dan sejumlah tokoh masyarakat serta para orangtua santri.

Penulis  : Humas Pemkot Palopo